Dalam langkah-langkah berikut anda akan belajar bagaimana cara membuat sebuah efek teks chrome retro dalam Adobe Illustrator.

Untuk pemula, anda akan belajar bagaimana cara mengatur sebuah grid sederhana dan bagaimana cara membuat sebuah latar belakang gelap. Menggunakan Rectangular Grid Tool dan beberapa teknik blending dasar, anda akan belajar bagaimana cara menambahkan sebuah grid halus ke latar belakang anda.

Mengambil keuntungan penuh dari panel Appearance dan menggunakan sebuah font yang rapi dari Envato Elements, anda akan belajar bagaimana cara membuat efek teks chrome retro anda yang dapat diubah sepenuhnya. Akhirnya, anda akan belajar bagaimana cara menambahkan sebuah tekstur halus untuk seluruh desain anda.

Untuk lebih banyak inspirasi pada bagaimana cara menyesuaikan atau memperbaiki efek teks akhir anda, anda bisa menemukan banyak sumber daya di GraphicRiver.

1. Bagaimana Cara Membuat sebuah Dokumen Baru dan Mengatur sebuah Grid

Tekan Control-N untuk membuat sebuah dokumen baru. Pilih Pixels dari menu drop-down Units, masukkan 850 dalam kotak width dan 450 dalam kotak height, dan kemudian klik tombol More Settings itu. Pilih RGB untuk Color Mode, atur Raster Effects ke Screen (72 ppi), dan kemudian klik Create Document.

Aktifkan Grid (View > Show Grid) dan Snap to Grid (View > Snap to Grid). Anda akan membutuhkan sebuah grid setiap 5 px, jadi cukup pergi ke Edit > Preferences > Guides > Grid, masukkan 5 dalam kotak Gridline every dan 1 dalam kotak Subdivisions. Cobalah untuk tidak berkecil hati dengan semua grid itu–itu akan membuat pekerjaan anda lebih mudah, dan ingatlah bahwa anda dapat dengan mudah mengaktifkan atau menonaktifkannya menggunakan shortcut keyboard Control-“.

Anda bisa belajar lebih lanjut tentang sistem grid Illustrator dalam tutorial singkat ini dari Andrei Stefan: Memahami Sistem Grid Adobe Illustrator.

Anda juga harus membuka panel Info (Window > Info) untuk sebuah live preview dengan ukuran dan posisi dari bentuk anda. Jangan lupa untuk mengatur unit pengukurannya ke pixels dari Edit > Preferences > Units. Semua pengaturan-pengaturan ini akan meningkatkan kecepatan kerja anda secara signifikan.

setup grid

2. Bagaimana Cara Membuat Latar Belakangnya

Langkah 1

Pilih Rectangle Tool (M) dan fokus pada Toolbar anda. Hapus warna dari strokenya dan kemudian pilih fillnya dan atur warnanya ke R=7 G=9 B=21. Pindah ke artboard anda dan cukup buat sebuah persegi panjang 860 x 460 px–fitur grid dan Snap to Grid seharusnya membuat ini lebih mudah.

Sekarang, anda perlu memusatkan persegi panjang anda. Pastikan bahwa bentuk ini tetap terpilih dan buka panel Align (Window > Align). Pilih Align to Artboard (buka menu flyoutnya dan pergi ke Show Options jika anda tidak bisa melihat bagian Align To seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut) dan kemudian cukup klik tombol Horizontal Align Center dan Vertical Align Center. Pada akhirnya, persegi panjang anda seharusnya menutupi seluruh artboardnya.

rectangle tool

Langkah 2

Pilih Rectangular Grid Tool dan cukup klik pada artboard anda. Masukkan semua atribut yang ditunjukkan pada gambar berikut dan kemudian klik OK.

Pusatkan sekelompok jalur yang baru dibuat ini dan fokus pada bar atasnya. Pastikan bahwa tidak ada warna yang ditetapkan untuk fillnya, ganti warna strokenya ke R=251 G=85 B=195, dan atur Stroke Weight ke 2 px.

rectangular grid tool

Langkah 3

Pastikan bahwa sekelompok jalur merah muda anda tetap terpilih dan pergi ke Object > Path > Outline Stroke. Pindah ke panel Pathfinder (Window > Pathfinder) dan klik tombol Unite. Isi bentuk yang dihasilkan dengan gradient radial yang ditunjukkan di bawah ini dan turunkan Opacity nya ke 25%. Ingatlah bahwa nol kuning dari gambar Gradient mewakili persentase Opacity.

radial gradient

3. Bagaimana Cara Membuat Efek Teks Chromenya

Langkah 1

Pilih Type Tool (T) dan buka panel Character (Window > Type > Character). Pilih font Etna (atau font tebal apapun yang mungkin anda lebih sukai), dan atur ukurannya ke 135 px dan trackingnya ke 100. Cukup klik pada artboard anda, tambahkan sepotong teks “CHROME“, dan buat itu putih (R=255 G=255 B=255).

type tool

Langkah 2

Pastikan bahwa teks anda tetap terpilih dan cukup hapus warna fill putih itu. Pindah ke panel Appearance, tambahkan sebuah fill baru untuk teks anda menggunakan tombol Add New Fill. Pilih fill barunya dan terapkan gradient linear yang ditunjukkan di bawah ini. Ingatlah bahwa angka biru dari gambar Gradient mewakili persentase Location. Setelah anda selesai, simpan gradient ini ke dalam panel Swatches anda (Window > Swatches).

save gradient

Langkah 3

Pastikan bahwa teks anda masih terpilih dan tetap fokus pada panel Appearance. Pilih fill yang ada dan pergi ke Effect > Stylize > Inner Glow. Masukkan atribut yang ditunjukkan pada gambar berikut dan kemudian klik tombol OK itu.

inner glow

Langkah 4

Pastikan bahwa teks anda masih terpilih dan tetap fokus pada panel Appearance. Pilih fill yang ada dan duplikat itu menggunakan tombol Duplicate Selected Item.

Fokus pada fill bawah anda, hapus efek Inner Glow yang ada, dan kemudian pergi ke Effect > Path > Offset Path. Masukkan Offset 2 px, klik tombol OK itu, dan kemudian pergi ke Effect > Stylize > Drop Shadow. Masukkan atribut yang ditunjukkan pada jendela kiri atas (pada gambar berikut), klik tombol OK, dan kemudian terapkan tiga efek Drop Shadow lainnya yang ditunjukkan di bawah ini.

drop shadow

Langkah 5

Pastikan bahwa teks anda masih terpilih dan tetap fokus pada panel Appearance. Tambahkan fill ketiga dan tarik itu di antara kedua fill yang ada. Turunkan Opacity nya ke 30% dan ganti Blending Mode ke Color Burn, terapkan gradient linear yang ditunjukkan di bawah ini, dan kemudian pergi ke Effect > Path > Offset Path. Masukkan Offset 1 px dan kemudian klik OK.

offset path

Langkah 6

Pastikan bahwa teks anda masih terpilih dan tetap fokus pada panel Appearance. Tambahkan fill keempat dan tarik itu ke bawah fill yang ada. Turunkan Opacity nya ke 30%, atur warnanya ke R=251 G=85 B=195, dan kemudian pergi ke Effect > Path > Offset Path. Masukkan Offset 12 px, klik tombol OK itu, dan kemudian pergi ke Effect > Blur > Gaussian Blur. Masukkan Radius 30 px dan kemudian klik OK.

add new fill

Langkah 7

Pastikan bahwa teks anda masih terpilih dan tetap fokus pada panel Appearance. Pilih strokenya, atur warnanya ke putih, dan tingkatkan Weight ke 2 px. Turunkan Opacity nya ke 50% dan ganti Blending Mode ke Overlay, dan kemudian pergi ke Effect > Path > Offset Path. Masukkan Offset -1 px dan kemudian klik OK.

stroke

Langkah 8

Pastikan bahwa teks anda masih terpilih, tetap fokus pada panel Appearance, dan tambahkan stroke kedua menggunakan tombol Add New Stroke.

Pilih stroke baru ini dan ganti Blending Mode nya ke Overlay. Atur Weight ke 1 px, terapkan gradient linear yang ditunjukkan pada gambar berikut, dan kemudian pergi ke Effect > Path > Offset Path. Masukkan Offset -0.5 px dan kemudian klik OK.

add new stroke

Langkah 9

Pastikan bahwa teks anda masih terpilih, tetap fokus pada panel Appearance, dan tambahkan stroke ketiga.

Tarik itu ke atas fill bawahnya, atur Weight ke 6 px, dan terapkan gradient linear yang ditunjukkan pada gambar berikut. Turunkan Opacity nya ke 10%, ganti Blending Mode ke Soft Light, dan kemudian pergi ke Effect > Path > Offset Path. Masukkan Offset 3 px, klik tombol OK itu, dan kemudian pergi ke Effect > Distort & Transform > Transform. Tarik slider Move-Vertical ke 2 px dan kemudian klik OK.

transform effect

Langkah 10

Pastikan bahwa teks anda masih terpilih dan tetap fokus pada panel Appearance. Tambahkan sebuah fill baru dan tarik itu ke bagian atas panelnya.

Pilih fill baru anda dan atur warnanya ke hitam (R=0 G=0 B=0). Turunkan Opacity nya ke 5% dan ganti Blending Mode ke Overlay, dan kemudian pergi ke Effect > Path > Offset Path. Masukkan Offset 2 px, klik tombol OK itu, dan kemudian pergi ke Effect > Sketch > Chrome. Masukkan atribut yang ditunjukkan pada gambar berikut dan kemudian klik OK.

chrome effect

4. Bagaimana Cara Menambahkan Efek Teks Kedua dan sebuah Tekstur Halus

Langkah 1

Pilih Type Tool (T) dan fokus pada panel Character. Pilih font Harlow Solid Italic dan atur ukurannya ke 80 px. Klik pada artboard anda dan tambahkan sepotong teks “Retro“. Pastikan bahwa teks anda tidak memiliki warna yang diatur untuk fill atau untuk strokenya, fokus pada panel Appearance, dan tambahkan sebuah fill baru menggunakan tombol Add New Fill yang sama. Pilih itu dan terapkan gradient linear yang ditunjukkan di bawah ini.

second text

Langkah 2

Pastikan bahwa teks “Retro” anda masih terpilih, tetap fokus pada panel Appearance, dan tambahkan fill kedua. Pilih itu dan terapkan gradient linear yang ditunjukkan di bawah ini. Turunkan Opacity nya ke 30%, ganti Blending Mode ke Overlay, dan kemudian pergi ke Effect > Path > Offset Path. Masukkan Offset -2 px dan kemudian klik OK.

second fill

Langkah 3

Menggunakan Rectangle Tool (M), buat sebuah persegi panjang 860 x 460 px baru dan pusatkan itu. Atur warna fillnya ke hitam, turunkan Opacity nya ke 5%, ganti Blending Mode ke Soft Light, dan kemudian pergi ke Effect > Artistic > Film Grain. Masukkan atribut yang ditunjukkan pada gambar berikut dan kemudian klik OK.

film grain

Selamat! Anda Sudah Selesai!

Inilah bagaimana itu seharusnya terlihat. Saya harap anda telah menikmati tutorial ini dan dapat menerapkan teknik ini dalam proyek-proyek masa depan anda.

Jangan ragu untuk menyesuaikan desain akhirnya dan membuatnya milik anda sendiri. Anda bisa menemukan beberapa sumber inspirasi besar di GraphicRiver, dengan solusi yang menarik untuk meningkatkan desain anda.

No Comments
Comments to: Cara Membuat Efek Teks Retro Chrome di Adobe Illustrator

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.

Good Reads

Apa makna Mei bagi Anda? Tentu saja beragam! Namun, bagi Starbucks, Mei adalah bulan berbagi. Sebab, di bulan ini, Starbucks merayakan Global Month of Service (GMOS), sebuah inisiatif Starbucks yang memberikan manfaat terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Di Indonesia, perayaan tersebut mengejewantah dalam sebuah aktivitas mengajar yang dilakukan para pegawai Starbucks kepada anak Sekolah Menengah Kejuruan […]
Apakah Lorem Ipsum itu? Lorem Ipsum adalah contoh teks atau dummy dalam industri percetakan dan penataan huruf atau typesetting. Lorem Ipsum telah menjadi standar contoh teks sejak tahun 1500an, saat seorang tukang cetak yang tidak Share Tweet Share Linked In Google + Source link bisnis BiznetGio dan Entrepreneurship Majalah Marketeers marketing online Support Test halodesainer […]

Worlwide

David Ofiare Mengenai segala sesuatu yang menarik dan baru, saya cenderung mendekati setiap tulisan seperti yang dilakukan anak-anak, oleh karena itu saya SELALU tergoda untuk menumbuk informasi tentang subjek tertentu dalam satu karya daripada serangkaian artikel terpisah yang memecahkan topik dengan menarik. bit. Manfaatkan setiap kesempatan yang Anda miliki untuk menghukum saya dengan benar di bagian […]
Apa makna Mei bagi Anda? Tentu saja beragam! Namun, bagi Starbucks, Mei adalah bulan berbagi. Sebab, di bulan ini, Starbucks merayakan Global Month of Service (GMOS), sebuah inisiatif Starbucks yang memberikan manfaat terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Di Indonesia, perayaan tersebut mengejewantah dalam sebuah aktivitas mengajar yang dilakukan para pegawai Starbucks kepada anak Sekolah Menengah Kejuruan […]
Apakah Lorem Ipsum itu? Lorem Ipsum adalah contoh teks atau dummy dalam industri percetakan dan penataan huruf atau typesetting. Lorem Ipsum telah menjadi standar contoh teks sejak tahun 1500an, saat seorang tukang cetak yang tidak Share Tweet Share Linked In Google + Source link bisnis BiznetGio dan Entrepreneurship Majalah Marketeers marketing online Support Test halodesainer […]
Artikel ini ditulis oleh Mia Santosa, Vice President Commercial & Business Development Visinema Group Keberadaan produk dan brand dalam film telah menjadi hal yang lumrah sejak kali pertama sebuah brand diintegrasikan dalam film Wings di tahun 1927, bahkan hingga sekarang integrasi brand dalam film menjadi salah satu strategi marketing yang efektif. Praktik beriklan dalam film […]

Trending

Sangat mudah untuk mengabaikan pentingnya riset pemasaran. Lagi pula, ketika Anda pertama kali memikirkan ide bisnis, menghabiskan waktu berjam-jam untuk riset pasar adalah hal terakhir yang ada di pikiran Anda. Sebagian besar dari kita lebih suka mulai membuat dan menjual produk daripada memikirkan nilai riset pemasaran. Tetapi untuk semua jenis bisnis, ada kebutuhan nyata untuk riset pasar. Ini […]
Pernahkah Anda bertanya-tanya apa kesamaan emotikon dan emoji, atau bagaimana mereka muncul? Yah, karena kami suka memberdayakan pembaca dengan pengetahuan, kami meluangkan waktu dan menyusun artikel mendalam yang seharusnya meruntuhkan dua cara komunikasi modern yang telah mengubah hidup kita sedemikian besar. Sejak masa awal kemanusiaan, kemampuan kita untuk berkomunikasi telah memainkan faktor kunci dalam sepenuhnya membentuk […]
Apakah Anda seorang pemula atau desainer yang berpengalaman, kedua konsep ini penting untuk diketahui jika Anda mengatur teks secara teratur. Font monospace dan proporsional adalah istilah yang tidak banyak desainer tahu kecuali mereka ingin mengasah keterampilan mereka. Kedua jenis font ini hanya memiliki satu hal yang berbeda — lebar karakter. Mari kita lihat arti dan beberapa contohnya.  Apa […]
Apakah Anda ingin belajar cara mengubah warna rambut di Photoshop? Dalam tutorial ini akan menunjukkan kepada Anda bagaimana mengubah warna suatu objek di Photoshop menggunakan teknik yang sangat serbaguna. Mari kita coba memilih objek dan cara menyesuaikan warnanya tanpa memengaruhi gambar asli. 1. Cara Memilih Bagian Rambut di Photoshop Bagian ini adalah yang paling sulit, karena rambut bisa […]

Join our Newsletter

Get our monthly recap with the latest news, articles and resources.

By subscribing you agree to our Privacy Policy.

Latest Titles

Categories

Tag

Login

Selamat datang di Halodesainer

Orientasi singkat dan ramah adalah hal pertama yang dilihat pengguna baru dalam tema.
Join Typer
Registration is closed.